Kekuatan Mediator

Tidak jarang kita menemui perundingan penyelesaian perselisihan atau konflik/sengketa yang sudah berkepanjangan disertai bumbu doktrin nilai-nilai tertentu yang penuh dengan debat antagonis yang saling memojokkan, menyerang secara verbal (kadang juga fisik), dan selalu menganggap argumennyalah yang palih sahih. Masing-masing pihak bersikukuh dengan nilai-nilai yang diyakininya, dan bahkan tidak memberi kesempatan kepada lawan runding menyampaikan pandangannya,…

Read More

Masalah, Agenda dan Prioritas

Ketika berselisih atau bersengketa, dipastikan banyak unek- unek yang ingin kita lampiaskan ketika bertemu dengan pihak lawan. Makanya tidak heran ketika pertemuan perundingan dilaksanakan, masing-masing pihak menyampaikan apa yang dirasakan, dialaminya dan dilihatnya. Terkadang tercampur aduk antara perasaan, masalah pribadi, opini dan fakta, karena itu ketika perundingan dilakukan akan terasa sulit untuk menentukan apa sebenarnya…

Read More

Dualisme 

Salah satu faktor yang menyulitkan resolusi konflik, baik melalui mekanisme negosiasi atau perundingan maupun pelibatan pihak ketiga sebagai mediator/fasilitator/konsiliator yaitu adanya dualisme subjek konflik yang mengaku sebagai refresentatif yang berhak mewakili pemilik hak (objek konflik). Biasanya dualisme yang terjadi berhubungan erat dengan konstelasi politik lokal dan atau disebabkan oleh tarik-menarik kepentingan yang terkait objek konflik…

Read More

Aturan Main Bersama

Debat kusir yang saling menjatuhkan dan saling menyerang titik lemah masing-masing sehingga menyebabkan forum jadi tak menentu,  kadang masih banyak kita jumpai dalam proses perundingan penyelesaian perselisihan atau konflik/sengketa. Kejadian seperti ini bahkan kadang terjadi pada tahap awal pertemuan, sebelum memasuki pembahasan substansi masalah. Karena itu, mesti ada kesadaran dan keyakinan bersama bahwa ketika kita…

Read More

Berbagi Peran (berbasis posisi)

Dalam proses perundingan penyelesaian perselisihan atau konflik/sengketa sering kali kita dihadapkan pada keadaan tak terduga, baik itu disebabkan karena respon atau sikap pihak lawan runding kita, pihak luar maupun disebabkan perbedaan atau perpecahan di internal tim perunding kita sendiri. Perpecahan internal kerap terjadi biasanya disebabkan karena tidak jelasnya pembagian peran di dalam tim perunding kita….

Read More

DAMPAK PANDEMI COVID 19 DAN RENEGOSIASI BURUH DENGAN PENGUSAHA

DAMPAK PANDEMI COVID 19 DAN RENEGOSIASI BURUH DENGAN PENGUSAHA[1] Wabah atau pandemi Covid 19 telah menyebabkan cobaan besar bagi sektor ketenagakerjaan/perburuhan di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Secara global, pada 7 April 2020, ILO telah merilis  dampak Covid 19 terhadap sektor ekonomi atau tepatnya dampak terhadap keluaran ekonomi, dimana dampak dengan kategori sangat tertinggi terjadi…

Read More

Opsi dalam Negosiasi

Keselarasan atau kecocokan  keinginan dan kepentingan antara satu pihak dengan pihak lain sulit dicapai ketika dalam proses musyawarah atau perundingan karena kita tidak menyiapkan opsi-opsi alternatif sebagai solusi terbaik untuk mencapai konsensus atau kesepakatan, akibatnya kebuntuan banyak terjadi, benang semakin kusut dan sulit diurai, dan suasana hati  semakin membara. Suasana dalam proses perundingan demikian umumnya…

Read More

Posisi dan Kepentingan

Menonjolkan kekuatan dan kelebihan kita pada tahap awal memulai pembicaraan sepertinya sudah umum kita dilakukan, apalagi dalam proses perundingan dengan pihak lain. Rasanya sulit untuk mempertimbangkan pendapat pihak lain, apalagi berusaha merasakan apa yang dirasakan oleh pihak lain. Belum lagi ketika telah ada perasaan terluka atau sakit hati atau dendam yang berkepanjangan karena peristiwa masa…

Read More

Representasi dan Representatif

Kita memahami bahwa sistem representasi atau perwakilan bagian dari konstitusi yang terlihat dalam lembaga legislatif kita. Namun bagaimana dengan pemberlakuan representasi untuk bidang kehidupan sosial yang lain, sebut saja dalam kasus sengkera/konflik tertentu yang melibatkan banyak orang, komunitas dari satu atau lebih desa/kampung misalnya. Jika menjadi representatif itu murni bagian dari kewenangan satuan pemerintahan atau…

Read More